BENGKULU, EKSPOSE – Hingga Mei 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Bengkulu menunjukkan kemajuan yang cukup positif. Realisasi penyaluran terus bergerak naik seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan pelaku usaha.
Dari target penyaluran KUR tahun 2026 sebesar sekitar Rp3 triliun, realisasi saat ini telah mencapai Rp1.359 triliun. Angka tersebut mencerminkan pencapaian yang cukup signifikan pada pertengahan tahun.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardhana, mengatakan dana tersebut telah disalurkan ke 16.306 debitur. Para penerima tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Penyaluran KUR menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat permodalan masyarakat. Program ini terutama menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dari seluruh wilayah, Kabupaten Mukomuko menjadi daerah penyaluran KUR terbesar. Nilainya mencapai Rp256 miliar yang disalurkan kepada 2.433 debitur.
Sementara itu, Kabupaten Lebong tercatat sebagai daerah dengan penyaluran terendah. Realisasi di wilayah tersebut berada di angka Rp39 miliar dengan jumlah 706 debitur.
DJPb Bengkulu menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penyaluran KUR. Selain itu, program pembiayaan lain seperti Permodalan Nasional Madani (PNM) juga menunjukkan perkembangan positif dan diharapkan tidak mampu memperkuat daya saing UMKM di daerah. (Rls /Sumber : rri.co.id)


Comment