LEBONG, EXPOSE.NET — Dugaan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di lingkungan pemerintahan Kabupaten Lebong. Seorang oknum pejabat yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pendidikan Kabupaten Lebong berinisial Sm, dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga melakukan penganiayaan dan mengancam istrinya, Np, menggunakan sebilah parang.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, ketegangan dalam rumah tangga abdi negara ini memuncak akibat masalah finansial. Seorang sumber tepercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan membeberkan awal mula terjadinya kekerasan tersebut.
“Setahu saya, perselisihan itu bermula saat Np meminta uang kepada Sm. Sm sempat melontarkan kata-kata bernada ancaman,” ujar sumber tersebut kepada awak media.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebong, Fahrurozi, S.Sos., M.Si., saat dikonfirmasi di ruang kerjanya tidak menampik adanya kabar miring yang menerpa bawahannya tersebut. Kendati demikian, ia menyatakan bahwa pihak dinas telah berupaya melakukan mediasi.
“Iya, tapi sudah kita selesaikan dengan cara kekeluargaan,” kata Fahrurozi singkat.
Meski disebutkan ada upaya damai secara internal, proses hukum tampaknya tetap berjalan di kepolisian. Kapolres Lebong AKBP. Agoeng Ramadhani, SH, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP. Darmawel Saleh, SH.MH, yang diteruskan oleh Kanit PPA Aiptu Maslikhan, membenarkan bahwa laporan terkait dugaan KDRT ini telah diterima dan sedang ditindaklanjuti.
“Masih dalam tahap penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi,” tegas Maslikhan. (Bae)


Komentar