LEBONG EKSPOSE — Pemerintah Desa (Pemdes) Lokasari, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, mengalokasikan sekitar Rp.2,8 juta dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 untuk jasa pembuatan desain Rencana Anggaran Biaya (RAB) rehabilitasi jalan lingkungan di desa setempat.
Anggaran jasa desai RAB yang dialokasikan tersebut tercatat sekitar tiga persen dari total pagu kegiatan rehabilitasi jalan lingkungan yang mencapai Rp.97.250.040.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penyusunan desain dan RAB kegiatan tersebut ditengarai melibatkan “pihak luar”. Sementara itu, Kader Teknik Desa (KTD) disebut tidak dilibatkan dalam proses tersebut.
Padahal, KTD memiliki fungsi dalam membantu pemerintah desa, khususnya dalam perencanaan, desain, hingga penghitungan kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur fisik di tingkat desa.
Dari total anggaran Rp.97.250.040, sebesar Rp.65.965.040 diketahui dialokasikan untuk belanja bahan atau material.
Pekerjaan Belum Dimulai
Meski Dana Desa tahap II sebesar Rp.148.542.000 disebut telah disalurkan ke rekening kas desa (RKDes), pekerjaan rehabilitasi jalan lingkungan tersebut hingga kini belum terlihat dilaksanakan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, pelaksanaan pekerjaan masih menunggu proses audit reguler oleh Inspektorat terhadap penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026.
“Untuk pengerjaan, setahu kami pihak pemdes masih menunggu audit Inspektorat selesai,” ujar salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Belum jelas alasan pekerjaan fisik tersebut belum dimulai meski anggaran kegiatan telah tercantum dalam APBDes dan pencairan Dana Desa tahap II telah dilakukan.
Begitu pula dengan dasar pertimbangan Pemdes Lokasari menggunakan jasa pihak luar untuk penyusunan desain RAB, sementara di tingkat desa terdapat Kader Teknik Desa.
Hingga berita ini diturunkan, Pjs Kepala Desa Lokasari, Habib Surya Darma, belum berhasil ditemui untuk dimintai penjelasan terkait pengalokasian anggaran jasa desain RAB, keterlibatan KTD, serta alasan pekerjaan rehabilitasi jalan belum dilaksanakan.
Hingga kini upaya konfirmasi kepada pihak Pemdes Lokasari masih dilakukan. (Zee)





Komentar