LEBONG, EKSPOSE – Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bersumber dari Dana Desa Kampung Muara Aman tahun anggaran 2026 belakangan ini menjadi perdebatan. Program yang diperuntukkan bagi Balita, Ibu Hamil maupun kelompok sasaran lainnya itu disebut tidak berjalan selama kurang lebih enam bulan terakhir.
Menurut keterangan beberapa warga, sejak enam bulan terakhir atau tepatnya sejak bulan Januari hingga Juni mereka tidak lagi menerima PMT yang biasanya di bagikan melalui kegiatan Posyandu. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya, mengingat anggaran tersebut telah dialokasikan dalam ANggaran Pendapatan dan Belanja Desa ( APBDes ) 2026.
“Selama enam bulan ini tidak ada pembagian makanan tambahan, padahal program itu dibutuhkan oleh Masyarakat”, ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Sejumlah kader Posyandu yang dibincangi mengaku, sejak enam bulan terakhir ini belum ada kejelasan mengenai pelaksanaan program PMT tersebut agar pelayanan kepada Masyarakat setempat dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.
“Untuk periode bulan Januari – hingga Juni 2026, setahu saya program PMT memang belum dilaksanakan”, ungkap salah satu kader Posyandu berinisial Br kepada ekspose.net beberapa waktu lalu.
Hal senada juga dikatakan Iy ( identitas disamarkan- red), kepada ekspose.net dirinya menyebut, sejak Januari hingga Juni 2026, program pemberian PMT yang bersumber dari DD memang belum dilaksanakan oleh Pemdes setempat.
“Setahu saya selama enam bulan ini belum ada program PMT ini dilaksanakan”, kata Iy.
Lebih jauh, salah satu Kader Posyandu lainnya berinisial Us, menurutnya sekitar bulan April lalu sejumlah Kader pernah mempertanyakan kejelasan tentang pelaksanaan program PMT. Namun saat itu ada salah satu perangkat menyebut program tersebut belum dilaksanakan karena DD memang belum disalurkan.
“Pernah kami tanyakan kepada salah satu perangkat dan katanya anggarannya belum ada”, ungkap Us.
Hingga berita ini ditulis, pelaksana kegiatan anggaran Dewi Anggini, hingga berita ini ditulis belum berhasil dimintai keterangan mengenai belum disalurkannya program PMT selama enam bulan terakhir. Beberapa informasi menyebut, yang bersangkutan saat ini sedang menjalani pelatihan/pembekalan pengurus Koperasi Merah Putih (Kopdes).
Sementara, pihak pemerintah desa belum berhasil dimintai keterangan resmi mengenai penyebab belum disalurkannya program PMT. Upaya Konfirmasi kepada kepala desa dan pihak terkait lainnya masih terus dilakukan.
Berdasarkan info grafis Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa ( APBDes ) Kampung Muara Aman diketahui penyelenggaraan kegiatan Posyandu bersumber dari DD 2026 dianggarkan sebesar Rp.51.280.000, dari total anggaran tersebut senilai Rp. 18.000.000 diperuntukkan untuk belanja Makanan Tambahan. ( Bae )


Komentar