LEBONG, EKSPOSE – Gerak cepat dan tanggap guna mengantisipasi banjir susulan akibat meluapnya Sungai Ketahun. Pemerintah Desa (Pemdes) Pangkalan Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong bersama masyarakat setempat menggelar aksi goro atau gotong royong memperbaiki bronjong penahan arus di belakang rumah salah satu warga yang amblas dan terseret derasnya aliran sungai.

Kondisi infrastruktur yang rusak tersebut diperbaiki secara darurat menggunakan material batu dan pasir yang dimasukkan ke dalam karung. Langkah cepat ini diambil untuk mencegah abrasi lebih lanjut yang dapat mengancam keselamatan hunian warga di sepanjang bantaran sungai.
Pjs Kades Pangkalan, Ferry Amandika, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan solidaritas warganya dalam menanggulangi dampak banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Saya bangga kepada masyarakat desa pangkalan samangat membantu bergotong royong memperbaiki bronjong dibelakang rumah warga yang kena musibah banjir bandang beberapa waktu lalu,” sampainya.
Terkait pendanaan, Ferry menjelaskan bahwa perbaikan ini menggunakan dana swadaya masyarakat serta mengoptimalkan anggaran Desa tak terduga untuk pengadaan material seperti karung, batu, dan pasir. Meski bersifat sementara, perbaikan ini dianggap krusial karena kondisi tebing yang sudah sangat parah.
“Pelaksanaan gotong royong perbaikan bronjong ini bersifat sementara, kami berharap untuk kedepannya bronjong ini secepatnya bisa diperbaiki dan bangun secara permanen oleh pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi,” tegasnya.
Pihak Pemerintah Desa berharap upaya darurat ini mampu bertahan lama sebelum adanya bantuan perbaikan permanen. Ferry menekankan pentingnya intervensi dari pemerintah tingkat kabupaten maupun provinsi mengingat risiko tinggi yang dihadapi warga di pinggiran sungai.
“Kegiatan gotong royong perbaikan bronjong ini masyarakat sangat antusasi sekali membantu untuk memperbaiki akibat abrasi bronjong yang rusak akibat amblas dan terseret aliran sungai yang terjadi banjir bandang beberapa waktu lalu. Dalam hal ini saya selaku pjs kades Pangkalan berterimakasih kepada masyarakat atas kerjasamanya dalam melaksanakan gotong royong perbaikan bronjong rusak ini bersama perangkat desa,” ujar Ferry.
“Semoga perbaikan bronjong bersifat sementara ini bisa bertahan lama, dan pemrintah desa bersama masyarakat desa pangkalan berharap betul turun tangannya pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi untuk segera membangun bronjong atau pelapis tebing, sebab mengingat rumah warga tersebut sangat rawan posisinya saat sekarang,” tambah Ferry.
Menutup keterangannya, ia kembali melayangkan harapan agar bantuan infrastruktur permanen segera terealisasi. “Kami berharap Pemerintah Kabupaten maupun provinsi bisa segera membangun kembali bronjong yang rusak akibat diterjang banjir bandang,” demikiannya. (*)


Comment