Daerah Ekonomi Lebong
Home / Daerah / Lebong / Harga Kopi di Lebong Tengah Naik, Per – Kilogram Rp 49 Ribu

Harga Kopi di Lebong Tengah Naik, Per – Kilogram Rp 49 Ribu

Ilustrasi
Spread the love

LEBONG, EKSPOSE – Kenaikan harga kopi kembali membawa angin segar bagi para petani di Kecamatan Lebong Tengah. Dalam tiga hari terakhir, harga kopi di tingkat petani tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 48 ribu menjadi Rp 49 ribu per kilogram.

Tren positif ini disambut baik oleh petani maupun pelaku usaha kopi karena dinilai mampu meningkatkan pendapatan di tengah fluktuasi harga komoditas perkebunan.

Salah seorang pengepul kopi di Lebong Tengah, Nopan (52), membenarkan adanya kenaikan harga tersebut. Ia mengatakan, peningkatan harga terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir seiring tingginya permintaan kopi berkualitas baik.

Menurutnya, saat ini pengepul membeli kopi dengan harga tertinggi Rp 49 ribu per kilogram untuk kategori kopi super kering. “Untuk harga kopi memang ada tren naik dalam tiga hari ini. Dari harga sebelumnya Rp 48.000, saat ini kami ambil di harga Rp 49.000 per kilogram,” ujar Nopan, kemarin.

Meski demikian, harga tersebut hanya berlaku untuk kopi dengan kualitas super kering yang siap diproses atau disimpan. Sementara kopi yang masih memiliki kadar air tinggi atau masih basah dihargai lebih rendah.

Amazing Qurban, Cinta Qur’an Foundation Salurkan Hewan Qurban Hingga ke Pelosok Kabupaten Lebong

Hal itu disebabkan adanya risiko penyusutan berat saat proses pengeringan ulang, serta potensi munculnya jamur yang dapat menurunkan kualitas biji kopi. Nopan menjelaskan, pengepul harus lebih teliti dalam membeli kopi agar tidak mengalami kerugian. Kopi yang masih basah dinilai memiliki risiko tinggi karena mudah rusak jika tidak segera ditangani dengan baik.

Oleh sebab itu, pengepul lebih berani harga tinggi kepada petani yang mampu menjaga kualitas hasil panen kopi mereka. “Kenaikan harga ini diharapkan terus bertahan hingga dapat mendongkrak perekonomian petani kopi di Lebong tengah. Selain fator harga pasar, kualitas hasil panen juga jadi penentu utama nilai jual kopi ditingkat pengepul,” (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement